Pratinjau
Leganes memasuki laga ini dalam kondisi yang benar-benar mengkhawatirkan. Empat pertandingan terakhir mereka semuanya berakhir dengan kekalahan, dan dalam empat laga tersebut mereka tidak mencetak gol sama sekali sementara kebobolan sepuluh kali. Kekalahan 0–1 dari Córdoba di kandang pada 16 Oktober, kekalahan 0–3 dari Almería pada 11 Oktober, dan kekalahan telak 0–4 dari Cádiz pada 3 Oktober menggambarkan tim yang sama sekali tidak mampu menemukan jalan ke gawang lawan. Dalam lima pertandingan terakhir, Leganes gagal mencetak gol dalam empat di antaranya, dan dalam sepuluh pertandingan terakhir di semua venue, angka tersebut mencapai enam.
Sebaliknya, Mallorca berada dalam posisi yang jauh lebih nyaman. Lima pertandingan terakhir mereka menghasilkan dua kemenangan, dua seri, dan satu kekalahan, dengan lima gol dicetak dan tiga kebobolan. Dalam sepuluh pertandingan terakhir, mereka memenangkan lima, seri tiga, dan kalah dua, mencetak 12 gol dan hanya kebobolan 5. Rekor pertahanan mereka dalam periode tersebut cukup mencolok: enam clean sheet dalam sepuluh pertandingan. Namun, Mallorca juga gagal mencetak gol dalam dua dari lima pertandingan terakhir dan empat dari sepuluh pertandingan terakhir mereka, yang membuka kemungkinan hasil skor rendah.
Head-to-head antara kedua tim ini sepenuhnya bersejarah, dengan tidak ada pertemuan dalam 12 bulan terakhir. Lima pertemuan sebelumnya, yang berlangsung dari 2020 hingga 2025, semuanya berakhir dengan total gol di bawah 2,5, dan empat dari lima pertemuan tersebut melihat setidaknya satu tim gagal mencetak gol. Khusus di markas Leganes, dua pertemuan sebelumnya berakhir 0–1 untuk keunggulan Mallorca. Meskipun angka-angka ini sudah usang dan tidak dapat dianggap sebagai bentuk terkini, mereka menunjukkan dinamika skor rendah antara kedua tim.
Argumen terkuat untuk kedua tim tidak mencetak gol berpusat pada ketidakmampuan Leganes baru-baru ini untuk menemukan gawang. Empat pertandingan beruntun tanpa gol, dan enam dari sepuluh pertandingan terakhir, adalah pola yang sulit diabaikan. Mallorca, meskipun dalam bentuk yang lebih baik, juga meninggalkan pertandingan tanpa mencetak gol dalam dua dari lima pertandingan terakhir mereka. Kombinasi antara Leganes yang kesulitan menciptakan peluang dan Mallorca yang masih sering bermain tanpa gol membuat clean sheet untuk setidaknya satu sisi menjadi hasil yang paling mungkin terjadi.
Argumen sebaliknya adalah bahwa rekor kandang Leganes dalam 20 pertandingan terakhir cukup baik — sepuluh kemenangan, lima seri, dan lima kekalahan, dengan rata-rata 1,3 gol per pertandingan. Mereka berhasil mencetak gol dalam pertandingan kandang terakhir mereka melawan Granada (3–2 pada 20 September), dan rekor kandang mereka menunjukkan bahwa mereka mampu menemukan jalan ke gawang. Rekor tandang Mallorca dalam 20 pertandingan terakhir buruk dengan tiga kemenangan, enam seri, dan sebelas kekalahan, yang bisa menunjukkan mereka kesulitan mencetak gol di luar kandang. Namun, hasil tandang mereka baru-baru ini — seri 1–1 melawan Eibar pada 17 Oktober dan kemenangan 1–0 atas Real Sociedad II pada 19 September — menunjukkan bahwa mereka mampu mencetak gol di luar kandang di musim ini.
Poin Penting:
- Leganes gagal mencetak gol dalam empat dari lima pertandingan terakhir dan enam dari sepuluh pertandingan terakhir
- Mallorca gagal mencetak gol dalam dua dari lima pertandingan terakhir dan empat dari sepuluh pertandingan terakhir
- Head-to-head sepenuhnya bersejarah (tidak ada pertemuan dalam 12 bulan terakhir), dan empat dari lima pertemuan sebelumnya melihat setidaknya satu tim tidak mencetak gol
- Rekor kandang Leganes dalam 20 pertandingan terakhir (10W 5D 5L) menunjukkan mereka mampu mencetak gol di kandang
- Bentuk terkini Mallorca (5W 3D 2L dalam 10) jauh lebih kuat daripada Leganes (3W 2D 5L dalam 10)
Bukti menunjukkan bahwa setidaknya salah satu dari kedua tim ini akan gagal mencetak gol. Saya merekomendasikan kedua tim tidak mencetak gol dengan odds 1,96.


