Pratinjau pertandingan
EnglandChampionship
Semoga performa terbaik menyertai Anda, kawan-kawan.
Pertanyaan di hadapan kita sederhana, namun pertanyaan sederhana justru membawa bobot paling besar. Millwall, di markas mereka, menghadapi Lincoln, dan angka-angka berbisik cerita yang tidak berisik tetapi jelas.
Rekor kandang Millwall dalam 20 pertandingan terakhir menggambarkan konsistensi: 10 kemenangan, 3 seri, 7 kekalahan, dan rataan 1,65 poin per pertandingan. Pertahanan mereka di kandang hanya kebobolan 0,95 gol per pertandingan, dan mereka berhasil menjaga gawangnya tanpa kebobolan (clean sheet) dalam 9 dari 20 laga tersebut. Itu adalah tembok, bukan sekadar usulan. Lincoln, yang datang sebagai tamu ke stadion ini, mencetak rata-rata 1,35 gol per pertandingan dalam 20 laga tandang mereka, tetapi produktivitas mereka akhir-akhir ini mulai lesu — hanya 0,6 gol per pertandingan dalam lima laga terakhir, dan dalam dua laga terakhir mereka hanya mampu mencetak satu gol sementara kebobolan lima kali. Kekalahan 0-3 dari Sheffield United pada 10 Oktober, tujuh hari sebelum pertandingan ini, masih menjadi beban berat di pundak mereka.
Sekarang, saya harus bersikap adil, karena orang bijak melihat kedua sisi. Rekor tandang Lincoln dalam 20 laga terakhir, menurut angka-angka, sebenarnya lebih kuat dari kedua tim: 12 kemenangan, 2 seri, 6 kekalahan, dan rataan 1,9 poin per pertandingan. Mereka menang 1-0 atas Bristol City dan 1-0 atas Preston pada September. Rekor tandang mereka menunjukkan bahwa mereka mampu bepergian dan merebut poin. Namun, Millwall, dengan segala soliditas mereka di kandang, kalah dalam laga kandang terakhir mereka — 0-1 dari Swansea pada 13 Oktober, empat hari sebelum pertandingan ini. Lima laga terakhir mereka mencatat 1 kemenangan, 2 seri, dan 2 kekalahan. Runtunan terkini adalah kekalahan. Jadi, tim tuan rumah tidak sepenuhnya tanpa luka.
Tapi inilah intinya, dan saya mengucapkannya dengan beratnya seribu matahari terbenam: dua laga terakhir memberi tahu lebih banyak daripada dua puluh laga sebelumnya. Lincoln kalah dalam kedua laga, hanya mencetak satu gol, dan kebobolan lima kali. Pertahanan Millwall di kandang, dalam 20 laga, hanya kebobolan kurang dari satu gol per pertandingan. Angka xG untuk serangan Lincoln dalam laga-laga terakhir menunjukkan 1,3 per pertandingan, tetapi gol aktual yang tercipta hanya 3 dari empat laga seperti itu. Jarak antara ekspektasi dan eksekusi sangat lebar, dan jarak yang lebar sulit dijembatani ketika semuanya bergantung pada hasil.
Rekor head-to-head, saya harus mengakui, kosong. Tidak ada pertemuan yang tercatat. Jadi, kita bersandar pada apa yang ada di depan kita: rekor kandang, performa terkini, dan angka pertahanan. Dan semuanya itu, dengan lembut tetapi tegas, mengarah ke tim tuan rumah.
Poin Utama:
Jalan yang bijak, kawan-kawan, adalah mempercayai rekor kandang dan performa terkini. Saya menaruh keyakinan saya pada kemenangan Millwall di kandang.