Beberapa kerangka kerja mengubah ide ini menjadi angka, dan masing-masing mengambil jalur yang berbeda. Kalau kamu serius soal statistik sepak bola lanjutan, ini nama-nama yang wajib kamu kenal.
VAEP (Valuing Actions by Estimating Probabilities)
Dibangun oleh kelompok riset DTAI di KU Leuven, Belgia, VAEP adalah salah satu model akademik paling berpengaruh dalam analitik sepak bola. Model ini menggunakan machine learning untuk memperkirakan bagaimana setiap aksi mengubah probabilitas mencetak gol dan kebobolan dari aksi-aksi yang menyusul. Kekuatannya ada pada jangkauan: ia bisa menilai segala hal dari umpan sederhana hingga dribel, dan kode sumber terbukanya telah menjadikannya fondasi bagi banyak riset lanjutan. Nilai per individu untuk setiap aksi sangat kecil, biasanya pecahan dari satu gol.
EPV (Expected Possession Value)
Karya yang dipimpin oleh Javier Fernández di departemen analitik FC Barcelona menghasilkan EPV, yang berjalan berdasarkan data pelacakan yang menunjukkan posisi semua 22 pemain. Hal ini memungkinkan analisis per-frame, termasuk aksi yang tidak menyentuh bola sama sekali: lari tanpa bola yang menarik defender menjauh, atau pergerakan yang membuka ruang untuk rekan setim. Ini salah satu pendekatan paling detail, tetapi infrastruktur pelacakan yang dibutuhkan membuatnya di luar jangkauan sebagian besar klub.
OBV (On-Ball Value)
StatsBomb, yang kini bernama Hudl StatsBomb, memperkenalkan OBV pada tahun 2021. Model ini dilatih berdasarkan expected goals, bukan gol aktual, yang meredakan kekacauan dalam penyelesaian akhir, dan membagi nilai antara pemberi dan penerima umpan agar tidak ada yang dihitung dua kali.
g+ (Goals Added)
American Soccer Analysis menciptakan g+ untuk liputan MLS dan NWSL. Model ini menilai setiap sentuhan dan membagi kredit untuk sebuah umpan antara pemberi dan penerima, karena umpan yang bagus juga membutuhkan first touch yang baik untuk berhasil.
xT (Expected Threat)
xT dari Karun Singh adalah yang paling mudah dibayangkan. Model ini memotong lapangan menjadi grid, memberi nilai untuk setiap zona berdasarkan seberapa mungkin gol tercipta dari sana, dan memberikan poin untuk setiap umpan atau dribel yang menggerakkan bola ke zona yang lebih berbahaya. Sederhana untuk dijelaskan dan sederhana untuk dibangun, ini tempat yang bagus untuk memulai.